Faisal Ramadan Siregar: Meneladani Nilai Nuzulul Qur’an, Merawat Kebersamaan di Desa Baru Titi Besi

Iklan Semua Halaman


 

Faisal Ramadan Siregar: Meneladani Nilai Nuzulul Qur’an, Merawat Kebersamaan di Desa Baru Titi Besi

Sabtu, 07 Maret 2026

 


DELI SERDANG || Momentum Nuzulul Qur’an selalu menjadi pengingat bagi umat Islam tentang turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, pembawa nilai-nilai kebaikan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Di berbagai tempat, peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menciptakan kehangatan kebersamaan antara warga, tokoh agama, dan pemerintah desa menjadi warna tersendiri dalam setiap momentum Ramadhan, termasuk saat memperingati Nuzulul Qur’an.

Kepala Desa Baru Titi Besi, Faisal Ramadan Siregar, memandang Nuzulul Qur’an sebagai momen refleksi bagi semua pihak, termasuk bagi pemimpin. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an mengajarkan tentang kejujuran, amanah, serta pentingnya menjaga kepedulian terhadap sesama.

“Ramadhan dan Nuzulul Qur’an mengingatkan kita semua untuk kembali pada nilai-nilai kebaikan. Bagi kami di desa, hal itu diwujudkan dengan menjaga kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan saling membantu antarwarga,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Baru Titi Besi, peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya tentang mengenang sejarah turunnya wahyu, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an bisa dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari—dalam sikap saling menghormati, membantu yang membutuhkan, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat. 

Selamat Memperingati Nuzulul Qur'an 1447 H.