GPMNews.com IPagar Merbau -Satu unit rumah milik warga di Dusun I, Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta senin 06/04/2026.
Rumah yang terdampak diketahui milik Sunar Hendri, warga Dusun I Desa Pagar Merbau I. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba menyebabkan bagian atap rumah mengalami kerusakan cukup parah, sehingga mengganggu kenyamanan dan keamanan penghuni rumah.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pagar Merbau, Ahmad Karsono, yang turut hadir di lokasi kejadian, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga tersebut. Ia berharap korban diberikan ketabahan dan bantuan yang diperlukan untuk memperbaiki rumah yang rusak.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara kita. Semoga korban diberikan kekuatan dan bantuan dapat segera terealisasi agar rumah dapat diperbaiki kembali,” ujar Ahmad Karsono di lokasi kejadian.
Sementara itu,Camat Pagar Merbau melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), Muhammad Ibrahim, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi rumah yang terdampak.
Muhammad Ibrahim mengatakan, hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada pimpinan kecamatan sebagai dasar untuk pemberian bantuan kepada korban.
“Kami telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah warga yang terdampak puting beliung. Pemerintah kecamatan akan berupaya memberikan bantuan kepada korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Peristiwa angin puting beliung tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat memasuki musim hujan yang disertai angin kencang.
Pada kejadian Hari ini tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pemerintah setempat diharapkan dapat segera menyalurkan bantuan guna meringankan beban korban terdampak.
(GPM 01)

Komentar