Pagar Merbau-Deli Serdang I GPM News-Masih menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat terkait kisruh pemasangan tiang wifi yang diduga tanpa izin di Kecamatan Pagar Merbau milik provider ION Network.Saat ini hal yang tidak terduga justru dampaknya lebih mengkhawatirkan dan terjadi didepan awak media.
Seorang warga Desa Pasar Miring Prasetyo (20 tahun) terjungkal dari sepeda motornya akibat terjerat kabel Internet yang menjuntai ditengah jalan,Rabu (20-05-2026).Lokasi kejadian tepat berada di depan kantor Forum Wartawan-LSM Pagar Merbau Sekitarnya (Forwarspams) atau diseberang jalan depan Kantor Camat Pagar Merbau.
Soliadi wakil ketua Forwarspams yang turut menyaksikan kejadian menerangkan bahwa kabel Internet yang menjuntai dan melintang dijalan diakibatkan tersambar truk yang melaju dari desa Pagar Merbau II menuju arah lubuk pakam.Dikarenakan posisi kabel dianggap membahayakan,Soliadi berinisiatif akan melakukan pengamanan dengan memotong kabel tersebut.
Namun belum lagi niat baiknya terlaksana dan tanpa sempat memberikan peringatan, korban tiba tiba lewat melajukan sepeda motor dengan kecepatan sedang membuat insiden tidak dapat dihindari.
Lebih lanjut Soliadi menjelaskan bahwa kondisi kabel Internet sebelumnya memang sudah dalam keadaan kendur dan menghalangi lintas keluar masuk mobil truk,selain itu dilokasi yang sama terdapat lampu jalan yang ambruk bersama kabel listrik bertegangan tinggi yang dibiarkan berhari hari tanpa ada upaya perbaikan dari pihak PU, kondisi ini sangat membahayakan lingkungan.Soliadi sudah melaporkan hal ini ke Kasi Trantib Pagar Merbau namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.
"Tadi sudah ditindaklanjuti oleh Kadus II makanya dipindahkan kepinggir, menunggu pihak PU datang"jawab kasi trantib via WA.
Kondisi yang sama juga terlihat dibeberapa titik disepanjang jalan terutama seperti yang terlihat di fasilitas umum Puskesmas Pagar Merbau. Kabel Internet Melintang menghalangi jalan masuk fasilitas milik pemerintah tersebut.
"Tidak ada sama sekali upaya perawatan/perbaikan dari pihak provider maupun respon nyata dari pemerintah setempat.Saya khawatir kondisi ini jika dibiarkan akan terus memakan korban"ucap Soliadi.
Akibat insiden tersebut Prasetyo (korban) mengalami luka serius dibagian kaki dan tangannya.Kondisi sepeda motornya juga mengalami kerusakan serta HP yang pecah dibagian layar karena terbentur aspal.Prasetyo masih merasa bersyukur karena kabel tidak sampai menjeratnya dibagian vital (leher) yang bisa menyebabkan kondisi yang sangat fatal.
Ketua Forwarspams Suleno memberikan sorotan tajam terkait persoalan ini.Ia menerangkan bahwa Gubernur Sumatera Utara M.Bobby Afif Nasution telah menyatakan kabel utilitas dan jaringan optik menjadi salah satu dari tujuh persoalan prioritas yang harus dibenahi dan dengan tegas mewajibkan seluruh provider untuk mematuhi SOP dan aturan perizinan demi menjaga keamanan fasilitas publik dan estetika wilayah.
Ironisnya,disaat pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga sedang giat melakukan penataan kabel utilitas dan penerangan, justru muncul persoalan kesemrawutan pemasangan kabel Internet yang tidak terawat dan kabel lampu jalan tegangan tinggi yang posisinya membahayakan keselamatan lingkungan.
"Mirisnya,kondisi ini terjadi disekitar lingkungan Kantor Camat dan Puskesmas Pagar Merbau.Pihak Kecamatan dinilai lamban merespon hal ini"ucap Suleno.
Forwarspams mendesak Pemerintah Kecamatan Pagar Merbau untuk reaktif memberikan laporan dan teguran kepada pihak pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan kabel jaringan internet dan penerangan jalan demi menjaga estetika dan keselamatan lingkungan khususnya di Kecamatan Pagar Merbau.
"Kondisi ini jika dibiarkan justru bertolak belakang dengan Program Pagar Merbau City yang digagas oleh Camat Pagar Merbau"pungkas Suleno.
(Tim)